Tuhan dari Kendari? Anak Punk, Lagi!

Penggunaan media sosial yang seharusnya menjadi sarana untuk menyebarkan informasi terkini serta bermanfaat bagi banyak orang semakin tidak terarah. Semakin hari, semakin banyak orang yang gemar mengunggah video dengan ujaran kebencian, tingkah norak, prank yang merugikan, atau bahkan mencela pemerintah.

Mungkin mereka tidak sadar bahwa mereka mempertontonkan kebodohan. Atau, mereka sengaja mempertontonkannya, supaya wajah mereka bisa viral, sehingga mereka tidak hanya terkenal, namun juga mendapat view atau jumlah penonton besar. Imbasnya, mereka memperoleh pundi-pundi uang dari situ.

Anak Punk Mencela Pemerintah Karena Dia Menganggap Dirinya Tuhan

Tak patut pula meniru hal seperti itu, terutama bagi anak muda. Saat ini, mayoritas anak muda di Indonesia makin mudah mencaci sesama, bahkan pemerintah. Padahal sejatinya mereka juga tidak tahu bagaimana hidup berorganisasi dan mengatur hajat hidup orang banyak.

Salah satunya adalah seorang remaja di Kendari, yang bernama La Ode Heri Chandra Putra Madampi. Jelas dia bukan orang terkenal, dan dia mengaku sebagai salah seorang anggota komunitas dari geng punk di kota asalnya. Penampilannya memang menunjukkan bahwa dia anak punk, dengan anting-anting di telinganya, kendati ia mengenakan kopiah dalam berujar kebencian.

Video Hujatan Panen Komentar Negatif

Secara sengaja dia melontarkan cacian kepada jajaran kepemimpinan, mulai tingkat pusat hingga daerah. Dalam videonya, ia mengatakan bahwa ia adalah Tuhan dan mengklaim bahwa semua pemimpin—dari presiden, gubernur dan bawahannya yakni bupati dan walikota akan masuk neraka.

Video ini memang sangat singkat, yakni tak lebih dari satu menit. Video viral ini pun beredar di berbagai media sosial, dimana semua yang mengunggah ulang memberi tag kepada jajaran kepolisian untuk segera menangkap anak ini. Entah alasan yang membuatnya yakin bahwa dia pemilik surga, ya?

Tinggalkan Balasan