Mau Buat Kue Lebaran Sendiri? Baca Dulu Artikel Ini Biar Gak Kena Musibah!

Lebaran memang identik dengan kue kering ‘legendaris’ seperti kastengel, nastar dan puteri salju. Membeli kue tersebut memang mudah, tetapi banyak pula yang memutuskan untuk membuat sendiri. Alasannya tentu karena membeli bahan dan membuat kue sendiri pasti lebih hemat karena hasilnya lebih banyak.

Kedua adalah keinginan untuk membuktikan bahwa membuat kue lebaran sendiri bisa dibanggakan di depan tamu. Sayangnya, tidak mudah membuat kue lebaran sendiri karena pasti ada hambatan dalam proses pembuatan kue, terutama untuk pemula. Apa saja tantangan tersebut?

Kue Siap Saji Berhamburan Di Lantai

Jangan sampai ini terjadi, meski beberapa orang mengalaminya. Kue di atas loyang tidak jadi mampir di oples, tetapi malah menggelinding kemana-mana.

Masihkah Hitam Berpredikat Manis?

Untuk kue lebaran yang gagal total alias   terlalu lama dipanggang, sebutan hitam manis tak lagi berlaku.

Waspadalah, Para Ibu Muda

Lebih baik membuat kue saat batita sedang tidur, karena resiko adonan kue terinjak sangat besar dan dapat menimbulkan perang saudara.

Takaran Pas Hindarkan Nasib Naas

Jangan remehkan detail pada resep, terutama takaran bahan. Hal ini sering dianggap remeh. Daripada kue nastar nerubah menjadi kue naas, alias tidak mengembang dan keras. Atau putri salju justru bertransformasi menjadi putri buruk rupa.

Pemula Coba Kue Kering Yang Muda dan Berwarna Netral Saja

Bukan berarti meremehkan, tetapi pemula mending belajar membuat kue kering paling mudah, tanpa isi dan berwarna netral saja.Hindari membuat kue berwarna cerah karena kalau gagal malah malu dan mati gaya karena gosong.

Tidak ada salahnya membuat kue lebaran sendiri, asal sesuai ‘tutorial’, tidak ditambah dan dikurangi karena ini menyangkut ‘harga diri’. Sepakat?

Tinggalkan Balasan