Tidak Panik saat corona

5 Hal Agar Tidak Panik Saat Covid-19 Semakin Ganas

Pandemi virus korona kini semakin mengkhawatirkan. Dengan jumlah pasien yang terinfeksi meningkat setiap hari, itu membuat kita merasa sedikit lebih cemas. Kegelisahan karena penyebaran covid-19 memang sesuatu yang wajar. Tetapi cobalah meskipun merasa cemas dan cemas, jangan sampai Anda panik.

Mengapa? Karena jika Anda panik, menurut beberapa ahli kesehatan, itu akan membuat sistem kekebalan tubuh atau sistem kekebalan tubuh akan berkurang. Jika kekebalan atau kekebalan tubuh menurun, ini tentu berbahaya karena membuat virus mudah menginfeksi. Tetapi bagaimana kita tidak mudah panik di tengah pandemi co-19 yang semakin masif? Berikut beberapa cara yang bisa dijalankan.

Saring Informasi

Cara pertama yang bisa Anda jalankan agar Anda bisa menghadapi situasi ini bukan dengan panik, yaitu dengan memfilter atau memilih informasi. Saat ini berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan alias hoax telah menjadi faktor utama yang dapat menyebabkan kepanikan di masyarakat. Di tengah isu semakin besar virus korona, penyebarannya memang membuat publik selalu ingin tahu tentang pembaruan perkembangannya. Sayangnya, di sini ada sejumlah pihak atau orang yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan berita bohong atau tipuan yang semakin membingungkan suasana. Berita bohong terkait dengan virus korona yang ada sangat mengganggu. Dari sini ketika orang membacanya akan membuat mereka lebih khawatir, cemas dan akhirnya panik. Jadi karena alasan ini, sehingga kita mengalami kepanikan, kita tidak bisa tidak menyaring berita. Pastikan Anda hanya membaca, melihat, dan mendengarkan berita dari sumber yang kredibel dan dapat dipercaya.

Terus Mengikuti Rekomendasi Pemerintah

Penyebab lain dari kepanikan adalah kurangnya bimbingan atau bimbingan masyarakat. Di tengah wabah pandemi nasional dan dunia seperti ini, adalah tepat bagi pemerintah untuk mengambil sikap. Sehubungan dengan hal ini, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan beberapa rekomendasi kebijakan seperti jarak sosial dan juga saran #DirumahAja. Sayangnya, tidak semua orang yang kemudian mengetahui dan memahami rekomendasi dan kebijakan pemerintah ini. Jadi dari sini mereka yang tidak menghargai apa yang telah ditetapkan pemerintah menjadi bingung dan kesal. Kebingungan dan kekacauan ini muncul karena mereka yang tidak memiliki pedoman untuk keselamatan pribadi di tengah-tengah wabah penyakit. Dari kebingungan ini, mereka kemudian mudah panik.

Selalu berpikir positif

Berpikir positif di sini bukan berarti kita mengharapkan diri positif korona. Tetapi di tengah-tengah situasi yang tegang dan sulit seperti itu kita masih harus selalu berpikir positif tentang semua peristiwa yang ada. Pikiran negatif yang tertanam dan selalu muncul dalam diri memang berbahaya. Karena pemikiran negatif ini dapat menimbulkan kecemasan, kebingungan, kebingungan dan akhirnya menimbulkan kepanikan. Virus corona memang berbahaya karena menular dan bisa mematikan. Tetapi kita juga harus tahu bahwa covid-19 juga bisa sembuh dengan sendirinya dan juga bisa disembuhkan. Lihat saja bagaimana beberapa orang pulih dari virus ini. Bahkan di negara asalnya yaitu Cina, virus ini bisa dihilangkan. Tentu saja harapan ini bahwa kita harus terus menanamkan dalam diri kita untuk memicu munculnya pikiran positif agar kita tidak cepat panik.

Mendekatlah kepada Tuhan

cara untuk tidak panik di tengah pandemi virus korona di seluruh dunia adalah dengan mendekat kepada Tuhan. Kita sebagai umat beragama harus memiliki pegangan yang kuat pada iman dalam segala hal yang terjadi di dunia ini. Termasuk saat ini di tengah wabah virus korona yang semakin meningkat, kita harus mengingat Tuhan Yang Maha Esa. Dengan mendekatkan diri kepada Tuhan yang mengatur segalanya, kita akan bisa lebih tenang untuk menangani semuanya, termasuk wabah virus korona ini. Tapi ingat sebelum menyerahkan segalanya kepada Tuhan, kita juga harus melakukan upaya atau upaya untuk mencegah dan menghindari virus korona.

Tinggalkan Balasan