Tips Memakai Masker yang benar

Tips Memakai Masker Yang Benar, Warna Hijau atau Putih?

Mengenakan masker adalah salah satu cara untuk melindungi diri dari paparan virus korona covid19. Penyebaran virus Corona Covid-19 di beberapa negara masih meningkat, termasuk di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menghentikan penularan virus. Mengenakan masker dianjurkan bagi orang yang bepergian untuk mengantisipasi penularan virus Corona.

Seperti diketahui, virus ini ditemukan dalam percikan air liur orang yang sakit ketika dia bersin, batuk, atau bahkan saat berbicara. Penularan terjadi ketika percikan air liur dihirup oleh orang lain di sekitarnya. Karena itu, tidak mengherankan belakangan ini, orang semakin sibuk mencari masker untuk melindungi diri dari virus Corona. Namun, banyaknya pilihan masker di pasaran bisa membuat bingung membelinya. Untuk memilih masker, perlu juga memahami fungsi masing-masing masker terlebih dahulu.

Cara memilih masker medis yang tepat

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih masker medis yang tepat, yaitu:

  • Pilih jenis masker atau masker bedah yang berfungsi melindungi dari mikroorganisme, cairan tubuh, dan partikel besar di udara.
  • Tutupi bagian hidung dan mulut.
  • Terbuat dari bahan yang lembut dan nyaman digunakan.
  • Umumnya dikemas dalam kotak yang berisi masker sekali pakai.

Mitos tentang cara memakai masker bisa dibalik

Banyak orang Indonesia menggunakan masker secara bolak-balik. Ketika Anda pilek, masker putih dapat digunakan di dalam. Diyakini untuk menyaring mikroorganisme sehingga tidak menyebar dan menginfeksi orang lain. Sementara itu, jika Anda tidak pilek, bagian putih dapat digunakan di luar dengan asumsi untuk menyaring mikroorganisme dari lingkungan luar sehingga mereka tidak masuk. Jadi, benarkah itu?

Jawabannya adalah mitos. Dalam kondisi sakit atau sehat, cara yang benar untuk mengenakan masker adalah bahwa sisi biru atau hijau harus digunakan di luar dan sisi putih di dalamnya. Masker sisi putih adalah sebagai filter. Ketika Anda menderita pilek, flu, atau batuk, sisi putih berfungsi untuk mencegah penyebaran virus atau bakteri yang menyebabkan penyakit. Tetapi ketika Anda tidak sakit, sisi putih akan melindungi diri dari paparan mikroorganisme yang datang dari luar.

Selain itu, sisi putihnya terbuat dari bahan penyerap. Ini bertujuan untuk mengatasi ketidaknyamanan dan kelembaban saat bernafas menggunakan masker. Sebaliknya, masker sisi hijau tidak terbuat dari bahan penyerap, jadi jika Anda menggunakannya di dalamnya dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat bernapas.

Pelajari cara memakai masker yang tepat

Meski terlihat mudah, cara menggunakan masker jangan sampai gegabah. Berikut ini adalah panduan cara memakai masker yang benar yang direkomendasikan:

  1. Pastikan ukuran masker hidung cocok dengan wajah Anda, tidak terlalu besar atau terlalu kecil.
  2. Cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir atau pembersih tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan masker.
  3. Selanjutnya, cara yang tepat untuk mengenakan masker adalah dengan menggunakan masker dengan sisi luar masker menjadi hijau atau biru, sedangkan bagian dalam masker yang menempel langsung ke daerah mulut dan hidung berwarna putih. Kemudian, pastikan sisi atas masker ditandai oleh adanya garis kawat hidung.
  4. Untuk jenis masker karet ini, Anda hanya perlu mengikat tali karet di belakang kedua telinga.
  5. Sementara itu, bagi mereka yang menggunakan masker tali, posisikan garis kawat di atas hidung, lalu ikat kedua sisi tali di bagian atas kepala. Jika masker menggantung, tarik masker ke bawah untuk menutup mulut ke dagu. Selanjutnya, ikat tali bawah di tengkuk atau belakang leher Anda.
  6. Setelah masker terpasang dengan aman ke wajah, jepit atau pasangkan kawat untuk mengikuti lekuk hidung Anda sehingga masker lebih tertutup rapat.

7. Ketika masker dipasang dengan benar, hindari menyentuh masker. Jika Anda ingin menyentuh masker, pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu.

Tinggalkan Balasan