kip-aceh-lustrasiBanda Aceh – Sebanyak 24 dari 207 calon komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Provinsi Aceh periode 2013-2018, dinyatakan gagal mengikuti uji tulis setelah tidak lulus seleksi administrasi.

“Ke-24 calon ini gagal mengikuti seleksi tahap berikutnya, yakni uji tulis, karena tersandung persyaratan administrasi,” kata Ketua Tim Independen Penjaringan dan Penyaringan Calon Anggota KIP Provinsi Aceh Nazaruddin Ibrahim, di Banda Aceh, Jumat (22/2).

Ia menyebutkan, mereka yang gagal di seleksi administrasi tersebut antara lain tidak memenuhi persyaratan seperti umur tidak mencukupi. Syarat usia minimal mencalonkan diri sebagai komisioner lembaga penyelenggara pemilihan umum tersebut adalah 30 tahun.

Selain itu, tutur dia, ada juga calon yang tidak melampirkan fotokopi ijazah pendidikan terakhir yang dilegalisir pejabat berwenang, surat keterangan berkelakuan baik dari kepolisian, serta tidak melampirkan surat keterangan tidak pernah dipidana berdasarkan putusan tetap pengadilan lebih dari lima tahun.

“Padahal, semua persyaratan telah diumumkan sebelumnya. Namun, karena mereka tidak memenuhi persyaratan administrasi tersebut, maka mereka dinyatakan gagal mengikuti seleksi tahap berikutnya,” katanya.

Menyangkut proses seleksi calon komisioner KIP Provinsi Aceh selanjutnya, Nazaruddin Ibrahim mengatakan sebanyak 183 calon yang dinyatakan lulus administrasi akan mengikuti uji tulis yang digelar 3 Maret 2013.

Selain itu, ucap dia, para bakal calon yang dinyatakan lulus tes wawancara dan uji tulis akan menjalani uji baca Al Quran yang dilaksanakan oleh tim tersendiri. (oo1 / Suara Karya)