uploads--1--2012--12--blacklistBANYAKNYA proyek pembangunan yang tidak diselesaikan oleh kontraktor membuat anggota DPRA ini berang.

Abdullah Saleh, Politisi Partai Aceh ini mengaku akan mengusulkan kepada Gubernur Aceh untuk memasukkan daftar hitam nama-nama kontraktor yang bermasalah di Aceh.

Usulan tersebut sebelumnya juga pernah dilakukan oleh Badan Rehab Rekon (BRR) Aceh pasca tsunami. Kemudian juga pernah diwacanakan oleh mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

“Periode ini kita akan usulkan lagi ke Gubernur Aceh, supaya betul-betul memberikan efek jera bagi kontraktor-kontraktor atau rekanan yang tidak mampu menyelesaikan proyek pembangunan baik yang menggunakan dana APBK, APBA maupun APBN,” tandas Abdullah Saleh kepada acehterkini, Jum’at (14/6/2013).

Selama satu minggu melakukan Pansus, kata Abdullah Saleh telah banyak  ditemukan proyek pembangunan yang tidak sesuai dengan harapan. “Ada pembangunan terminal di Nagan Raya yang terlantar, kemudian ada juga proyek yang dikerjakan asal jadi,” kata dia.

Selain mengusulkan blacklist terhadap rekanan, Abdullah Saleh juga berharap agar proyek-proyek yang bermasalah itu dapat diturunkan tim audit.

“Kegiatan Pansus berakhir, Sabtu (15/6/2013). Semua temuan ini akan disampaikan dalam sidang paripurna DPRA,” tutup Politisi Partai Aceh ini yang akan maju lagi pada Pemilu 2014 dari Dapil 10.(acehterkini/red)