Aplikasi e-kinerja Kota Banda Aceh. Foto | Internet

Aplikasi e-kinerja Kota Banda Aceh. Foto | Internet

KEPALA Bagian Perencanaan Sekda Pengendalian Kegiatan Pembangunan (BPSPKP) Pemko Tanggerang, Nana Trisiasana, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tanggerang, Provinsi Banten, tertarik untuk mengadopsi program pembangunan dan aplikasi e-kinerja milik pemerintah Kota Banda Aceh.

Hal tersebut disampaikan Nana Trisiasana saat melakukan study banding ke Pemerintah Kota Banda Aceh, Rabu (22/5/2013)

Kedatangan rombongan dari bagian BPSPKP Pemerintah kota Tangerang itu, kata Nana, lantaran mendapat informasi dari salah satu staff mereka bahwa Banda Aceh memiliki program aplikasi pembangunan yang cukup baik dan efisien dalam penggunaannya.

“Karena mendapat informasi tersebut maka kami tertarik untuk mencoba melakukan study kemari,” kata dia.

Ia menambahkan setelah mereka melakukan study ke pemerintah kota Banda Aceh, selain ingin mengadopsi sistem aplikasi pembangunan, mereka juga tertarik dalam penerapan e-kinerja yang diterapkan pemko Banda Aceh.

Dikatakannya, sebelumnya mereka juga pernah menerapkan sebuah aplikasi yang disebut dengan aplikasi evaluasi pembangunan namun tidak efektif dalam penggunaannya serta masih terlihat kacau.

“Dan setelah melihat sistem aplikasi pemko Banda Aceh kita menjadi tertarik, karena selain aplikasi sistem evaluasi pembangunan secara digital tersebut ditunjukan secara luas, aplikasi tersebut juga spesifikasinya sangat mudah difahami dalam penggunaannya,” kata dia.

Sedangkan untuk aplikasi e-kinerja, kata dia, ada aplikasi analisis jabatan atau anjab yang dianggap sangat efektif dalam menilai kinerja para pegawai.

Kunjungan rombongan Pemerintah Kota Tanggerang yang dipimpin Kepala bagian BPSPK, Nana Trisiasana disambut oleh Asisten III Pemko Banda Aceh, Ir. T Teuku Buchari Budiman, serta kepala bagian organisasi, Dwi Putrasyah, dan beberapa pejabat balaikota lainnya. (acehterkini/Mahdi)