ilustrasi

ilustrasi

ACEH TERKINI – Hari ini, Sabtu (22/6/2013) Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Aceh menggelar pertemuan dengan seluruh pengusaha angkutan guna membahas kenaikan tarif angkutan pasca naiknya BBM.

“Ya, kami akan duduk pada pukul 15.00 WIB sampai selesai di Terminal Batoh untuk bahas tarif angkutan,” kata Ketua Organda Aceh, Musni Hafadh kepada acehterkini, tadi.

Kita ingin menyampaikan rumusan perhitungan kepada pengusaha angkutan baik jenis Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) yang ekonomi dan Angkutan antar kecamatan (red- labi-labi).

Musni mengatakan semua pengusaha dipastikan hadir untuk membahas kenaikan tarif angkutan di Aceh. “Ini adalah tugas internal Organda Aceh dalam menentukan tarif angkutan-angkutan tersebut, kecuali yang tidak diatur adalah untuk angkutan non ekonomi,” kata Alex, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan kalau Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) itu yang atur adalah pusat, tapi kalau Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) itu tanggungjawab pihak Organda.

Hasil pertemuan nanti, kata Alex, Organda akan melakukan sosialisasi selama satu bulan untuk melihat daya dukung penumpang terhadap tarif baru tersebut. “Kita rencanakan kenaikan dari 25 persen sampai 35 persen,” tutup Musni Hafadh. (Red)