42476976ACEH TERKINI – Kuota haji Provinsi Aceh berkurang 784 orang atau 20 persen dari total jatah calon jamaah yang berangkat ke Tanah Suci pada 2013 sebanyak 3.924 orang.

“Pengurangan kuota tersebut tidak terlepas dari kebijakan 20 persen yang ditetapkan oleh Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia dan seluruh dunia menyusul adanya pembangunan Masjidil Haram,” kata Kabid Haji Kanwil Kemenag Aceh Daud Pakeh di Banda Aceh, Sabtu 22 Juni 2013.

Dijelaskannya, pengurangan jumlah kuota haji pada musim haji 1434 Hijriah secara nasional juga menyebabkan 242 orang calon haji yang telah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) gagal berangkat.

“Artinya dari pengurangan 20 persen sebanyak 784 orang, 242 orang diantaranya telah melunasi BPIH sementara sisanya tidak melunasi BPIH tahap pertama,” katanya.

Menurut dia, sesuai dengan peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2013 menyebutkan bahwa calon jamaah yang dibatalkan keberangkatan tersebut yakni berusia di atas 75 tahun keatas dan memiliki keterbatasan fisik dan membutuhkan kursi roda atau tongkat.

Kemudian jamaah yang gagal berangkat pada musim haji 2013 itu yakni memiliki nomor porsi terakhir saat dilakukan pengurangan kuota pelunasan dan juga menganut kuota kabupaten/kota yang ditetapkan Gubernur.

“Adanya pembatasan umur tersebut juga dikarenakan tidak adanya lokasi tawaf bagi pengguna kursi roda menyusul adanya perbaikan Masjidil Haram yang diperkirakan tidak akan tuntas pada musim haji ini,” katanya.

Pihaknya berharap kepada seluruh jamaah yang merasa diri dalam kriteria tersebut dapat melapor diseluruh Kanwil Kemenag kabupaten/kota dalam upaya mendata jumlah calon haji yang tidak bis berangkat tahun 2013.

“Kami berharap seluruh jamaah dapat melapor karena jika memaksa berangkat kemungkinan besar akan ditolak pemberangkatannya saat di Embarkasi Banda Aceh oleh tim medis,” katanya.

Ia menambahkan pengurangan kuota tersebut juga termasuk tujuh orang untuk tim pemandu haji daerah yang telah melunasi BPIH dan juga termasuk untuk jamaah haji khusus.

Pihaknya juga berharap seluruh calon jamaah haji di provinsi ujung paling barat Indonesia itu dapat memaklumi pengurangan kuota yang diberlakukan oleh Pemerintah Arab Saudi.

 

Sumber: ant